MAPPING ECONOMY POTENCY AND REGIONAL INDEPENDENCY IN JAVA ISLAND DURING FISCAL DESENTRALIZATION ERA

Joko Tri Haryanto

Abstract


New decentralization regim implemented since 1 January 2001. Decentralization try to increase the improvement of public services. Based on the statictic data, Java recorded a major contributor to national GDP growth with many challenge on poverty and inequality. Using the share and growth analysis as well as quadrant method, this research tries to provide mapping economy potency and regional independency in Java. From the share analysis, still dominated by provincial government, which the biggest is DKI Jakarta Province. From the smallest share, Gunung Kidul Regency is the weakest independency. Based on growth analysis, Jepara Regency, Tangerang, Ngawi, Mojokerto and Tangsel City became the largest. From the quadrant method, 15 regions are in quadrant I, about 19 other areas are in quadrant II and 37 areas are in quadrant III. And largest part of the Java could classify in quadrant IV. According on these findings, central government must producing several policy to speed up the development regions particularly on all regional in quadrant IV.


Keywords


Share analysis, growth analysis, quadrant method, local independence, fiscal decentralization

Full Text:

PDF

References


Apriana, Dina & Rudy Suryanto. (2010). Analisis Hubungan Antara Belanaj Modal, Pendapatan Asli Daerah, Kemandirian Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Pada Kabupaten dan Kota se Jawa-Bali). Jurnal Akuntansi & Investasi. Vol. 11. No. 1;

A, Rustan. (2013). Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi Serta Kaitannya Dengan Otonomi Daerah. Jurnal Borneo Administrator. Vol. 9. No.3;

Apriesa, Lintantia Fajar & Miyasto. (2013). Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Ketimpangan Pendapatan (Studi Kasus: Kabupaten/Kota di Jawa Tengah). Diponegoro Journal of Economic. Vol. 2. No.1;

Allo, Restu Rante Barra & Raksaka Mahi. (2014). Analisis Hubungan Kemandirian Fiskal dan Efisiensi Belanja Pemerintah Daerah di Jawa Tengah. Skripsi. Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia;

Barzelay, M. (1991). Managing Local Development, Lesson from Spain. Policy Science. 24;

Basri, Hasan.et al, (2013). Pemetaan Kinerja Pendapatan Asli Daerah dan Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah . Vol. 30. No.1;

Cahyono, Bintang Dwitya. (2014). Identifikasi Derajat Kompetisi Fiskal Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan . Vol. 22. No.1;

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan. (2017). Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2017;

Dethan, Stevany Hanalyna. (2015). Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi NTB Tahun Anggaran 2009-2013. Jurnal Ganesha Swara.Vol. 9. No. 2;

Enceng, dkk,.(2012). Desentralisasi Fiskal Penerimaan Keuangan Daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara. Vol. 12. No. 1;

Fatoni, Irfan & Indah Dewi Nurhayati. (2013). Pengaruh Anggaran dan Pengendalian Terhadap Efektifitas Kinerja SKPD di Kabupaten Malang. Jurnal Manajemen dan Akuntansi. Vol. 2 No. 3;

Halim, A. (2001). Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah. UPP. AMP YKPN. Yogyakarta;

Hakim, Arif Rahman.(2007).Analisis Kemandirian Daerah Subosukawonosraten Dalam Pelaksanaan Sebelum dan Sesudah Otonomi Daerah (Tinjauan Keuangan Daerah). Research Gate;

Handayani, Atiah. (2009). Analisis Pengaruh Transfer Pemerintah Pusat Terhadap Pengeluaran Daerah dan Upaya Pajak (Tax Effort) Daerah (Studi Kasus: Kabupaten/Kota di Jawa Tengah). Skripsi. Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. FEB. UNDIP. Semarang ;

Khusaini, M. (2006). Ekonomi Publik: Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Daerah. BPFE UNIBRAW. Malang;

Kharisma, Bayu. (2013). Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi: Sebelum dan Sesudah Era Desentralisasi Fiskal di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan. Vol. 14. No. 2;

Martinez-Vasquez, Jorge & Robert M. McNab. (2001). Fiscal Decentralization and Economic Growth. International Studies Progra. Working Paper. Atlanta;

Mahmudi. (2010). Manajemen Keuangan Daerah. Erlangga Press. Jakarta;

Muin, Fatkhul. (2014). Otonomi Daerah Dalam Perspektif Pembagian Urusan Pemerintah-Pemerintah Daerah Dan Keuangan Daerah. Fiat Justisia. Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 8. No. 1;

Pilat, Juddy Julian & Jenny Morasa. (2017). Analisis Rasio Keuangan Anggaran APBD Kota Manado Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Manado Tahun Anggaran 2011-2015. Jurnal Accountability. Vol. 06. No.01;

Sidik, M. (2002).Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah Sebagai Pelaksana Desentralisasi Fiskal. Makalah Seminar Setahun Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah;

Sumarsono, Hadi. (2009). Analisis Kemandirian Otonomi Daerah. JESP. Vol. 1. No. 1;

Samora, Ramon. (2010). Peta Kemampuan Keuangan Daerah Pada Pemerintahan Kota Dan Kabupaten Se-Jawa Dan Bali Tahun 2004-2008: Metode Kuadran. Jurnal Akuntansi Kontemporer. Vol. 2. No. 1;

Soleh, Chabib and Suripto. (2011). Menilai Kinerja Pemerintah Daerah. Fokus Media. Bandung;

Sasana, Hadi. (2009).Analisis Dampak Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Antar Daerah dan Tenaga Kerja Terserap Terhadap Terhadap Kesejahteraan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Dalam Era Desentralisasi Fiskal. Jurnal Bisnis dan Ekonomi. Vol. 16. No.1;

………………….. (2011).Analisis Determinan Belanja Daerah di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Dalam Era Otonomi dan Desentralisasi Fiskal. Jurnal Bisnis dan Ekonomi. Vol. 18. No.1;

………………….(2015).Dampak Implementasi Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Harga di Provinsi di Indonesia. Media Ekonomi dan Manajemen. Vol. 30. No.1;

Saputra, Budi. et al. (2015). Analisis Pengaruh Kemandirian Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi. EKO-REGIONAL. Vol. 10. No. 2;

Taqwa, Devis Fauqiatu, dkk,. (2016). Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan dan Kesenjangan Daerah di Provinsi Jawa Timur Tahun 2010-2014. Artikel Ilmiah Mahasiswa

Yanti, Novi. (2013).Analisis Perkembangan Pendapatan Asli Daerah Dalam Mendukung Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Padang.Jurnal KBP. Vol. 1. No. 3;

Yuana, Alfionita Putri. (2014). Analisis Kinerja Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Regional di Era Desentralisasi Fiskal: Studi Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur Periode 2008-2012. Skripsi. Jurusan Ilmu Ekonomi. FEB Universitas Brawijaya;

……………….,Constitution laws No.22 year 1999 regarding Regional Goverment

………………, Constitution law No. 25 year 1999 regarding Central and Regional Government Financial Balance;

……………….,Constitution law No. 34 year 2000 regarding Regional Tax and

………………, Constitution laws No.32 year 2004 regarding Regional Goverment

………………, Constitution law No. 33 year 2004 regarding Central and Regional Government Financial

………………, Constitution laws No.23 year 2014 re


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.